Hujan,
Tak ada yang tahu tentang perasaannya ketika dia datang, lantas dibenci.
Sedihkah?
Atau justru biasa saja?
Entahlah...
Tak seorang pun yang peduli dengan hal itu.
Kadang, hujan diumpat.
Dicaci... dimaki...
Namun dia tetap tegar,
Tetap kuat.
Karena dia tahu, suka atau tidak suka orang-orang dengan kehadirannya, dia akan tetap menjatuhkan diri ke bumi.
Karena dia tahu, pembencinya tak lebih banyak dari pecintanya.
Karena dia tahu, jika dia marah, maka kehidupan tak kan berjalan dengan semestinya.
Rumput akan mengering.
Dan pohon akan meranggas.
Begitupun dengan sungai dan mata air lainnya.
Karena itulah dia tidak mempedulikan para pembencinya.
Karena dia hanya, menjadi sebuah anugrah bagi mereka yang selalu merindukan kehadirannya..
Kediri, 15.08.2017
Tak ada yang tahu tentang perasaannya ketika dia datang, lantas dibenci.
Sedihkah?
Atau justru biasa saja?
Entahlah...
Tak seorang pun yang peduli dengan hal itu.
Kadang, hujan diumpat.
Dicaci... dimaki...
Namun dia tetap tegar,
Tetap kuat.
Karena dia tahu, suka atau tidak suka orang-orang dengan kehadirannya, dia akan tetap menjatuhkan diri ke bumi.
Karena dia tahu, pembencinya tak lebih banyak dari pecintanya.
Karena dia tahu, jika dia marah, maka kehidupan tak kan berjalan dengan semestinya.
Rumput akan mengering.
Dan pohon akan meranggas.
Begitupun dengan sungai dan mata air lainnya.
Karena itulah dia tidak mempedulikan para pembencinya.
Karena dia hanya, menjadi sebuah anugrah bagi mereka yang selalu merindukan kehadirannya..
Kediri, 15.08.2017
Komentar
Posting Komentar